[MATERI] [PAI] ZAKAT

 

 

 

 

A. PENGERTIAN ZAKAT

Secara etimologi zakat berarti “tumbuh”, “berkembang”, “menyucikan”, atau “membersihkan”.

Sedangkan secara terminologi, zakat adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Al-Qur’an dan Hadist

Sedangkan, zakat menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat BAB I pasal 1 ayat 2, Zakat adalah harta yang wajib disisihkan oleh seorang muslim atau badan yang dimiliki oleh orang muslim sesuai dengan ketentuan agama untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya.

B. HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku”.(Q.S Al-Baqarah:[2] 43)

” Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (Q.S At-Taubah[9] 35)

Rasulullah Saw bersabda ketika mengutus Muadz bin Jabbal ra. ke negeri Yaman : “Terangkanlah kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka untuk mengeluarkan zakat yang dipungut dari orang-orang kaya diantara mereka untuk diberikan kepada orang-orang fakir dari mereka” (HR. Muslim

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat BAB I pasal 2, bahwa setiap warga negara Indonesia yang beragama Islam dan mampu atau badan yang dimiliki oleh orang muslim berkewajiban menunaikan zakat.

C.MACAM-MACAM ZAKAT

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat BAB IV pasal 11 ayat 1, bahwa zakat terdiri atas zakat mal dan zakat fitrah.

1. Zakat Mal

Zakat mal adalah zakat harta yang wajib dikeluarkan dengan syarat-syarat tertentu, yaitu telah mencapai nisab dan haul.

“Hai orang-orang yang beriman nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk kemudian kamu nafkahkan dari padanya padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha terpuji.” (Q.S Al-Baqarah[2] : 267)

Syarat Mengeluarkan Zakat

Syarat wajib zakat secara umum diantaranya:

1.Islam, orang yang bukan islam tidak wajib zakat

2.Baligh

3.Berakal sehat

4.Merdeka (bukan hamba sahaya)

5.Milik pribadi

6.Mencapai nisab dan haul

Harta yang Wajib dikeluarkan zakatnya

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat BAB IV pasal 11 ayat 2, bahwa harta benda yang wajib dikeluarkan diantaranya:

1. Emas

Nisabnya : Kurang lebih 93,6 gram emas

Haul : Setelah berjalan 1 tahun

Kadar : 2.5 % Setelah di potong utang dan kebutuhan primer selama 1  tahun

2.  Perak

Kurang lebih 672 gram

Setelah berjalan 1 tahun

2.5 %

3. Barang dagangan

Senilai 93,6 gram emas

Setelah berjalan 1 tahun

2.5 %

4. Hasil tambang

Senilai 93,6 gram emas

Saat di peroleh

5 – 10%

5. Rikaz

Saat di peroleh

20%

6. Hasil pertanian makanan pokok

Kurang lebih 930 liter

Setiap panen

5 % Menggunakan biaya

10%  Tanpa biaya

Nisab di hitung setelah dikurangi utang dan kebutuhan pokok

7. Gaji/Upah

Senilai 93,6 gram emas

Saat diperoleh

2.5%

8. Sapi (kerbau)

30 s.d 39 ekor sapi :1 ekor anak sapi berumur 1 tahun

40 s.d 59 ekor sapi ; 1 ekor anak sapi berumur 2 tahun

9.Kambing (domba)

40s.d 120 ekor kambing    :1 ekor kambing berumur 2 tahun

1 ekor domba berumur 1 tahun

121 s.d 200 ekor kambing : 2 ekor kambing berumur  2 tahun

2 ekor domba berumur 1 tahun

Azas pengelolaan zakat berazaskan keimanan dan ketakwaan

Pengelolaan zakat menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1999 BAB II Pasal 5 zakat bertujuan untuk:

1.meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat sesuai dengan tuntunan agama;

2.meningkatkan fungsi dan peranan pranata keagamaan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial;

3.meningkatkan hasil guna dan daya guna zakat.

•Organisasi pengelola zakat ada dua: BAZ dan LAZ

•BAZ adalah lembaga resmi pengelola zakat yang didirikan oleh pemerintah yang berkedudukan mulai dari pusat hingga kecamatan

•LAZ adalah lembaga pengelola zakat yang dikelola oleh swasta. Berkedudukan mulai dari pusat hingga kecamatan

About these ads

One comment on “[MATERI] [PAI] ZAKAT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s